Meledak Ala Khabib Nurmagomedov

Khabib Nurmagomedov

Sorot matanya tajam, namun memancarkan ketenangan luar biasa. Di sebelahnya, seorang lelaki Irlandia tampak terus mengoceh dan merapal kata-kata yang merendahkan. Lanjutkan membaca Meledak Ala Khabib Nurmagomedov

Iklan

Festival Kampung Nusantara @Hom Platinum by Horison


Aku tercekat ketika bangun dari tidur siangku kala itu. Bagaimana tidak, jam 16.30 WIB aku sudah harus berada di sebuah hotel di kawasan Jalan Gowongan Kidul, sedangkan saat itu, jam 15.15 WIB aku masih berada di kasur sempit di bilangan Condongcatur.

Lanjutkan membaca Festival Kampung Nusantara @Hom Platinum by Horison

Review Trek Downhill di Jogja: Bambooland Bikepark, Sleman

Bambooland Bikepark

 

Dari kiri ke kanan: Mas Hamzah, Fani, Mas Agung, Mas Ganteng šŸ˜€

Dering alarm dan dan gedoran di pintu kamar membangunkanku di akhir pekan yang malas itu. Hari Sabtu, 5 Mei 2018 kemarin kucoba melawan kemalasan di akhir pekan dengan jalan-jalan. Bukan jalan-jalan biasa ke mall atau ke tempat wisata yang sudah familiar di telinga. Ya, hari itu aku akan ikut seorang teman, sebut saja Aldi, seorang mahasiswa Jogja yang sedang menempuh studi di Surabaya untuk bersepeda menuruni bukit, atau bahasa kerennya downhill bersama komunitasnya. Lanjutkan membaca Review Trek Downhill di Jogja: Bambooland Bikepark, Sleman

Merasakan Suasana Tradisional Jawa di Pasar Kakilangit Bantul Jogjakarta


Di tengahĀ gempuranĀ pasar modern di setiap pelosok negeri membuat sekelompok warga di desa Mangunan Bantul Jogjakarta menggagas sebuah pasar yang unik di desa mereka. Lanjutkan membaca Merasakan Suasana Tradisional Jawa di Pasar Kakilangit Bantul Jogjakarta

Flash Blogging ‘Menuju Indonesia Maju’ dan Mimpi Ketemu Agus Mulyadi


Torabika di tangan kiri, gorengan di tangan kanan, dan jodoh masih di tangan tuhan

Kalimat diatas seketika nempel di kepala saya ketika melihat paparan mas Agus Mulyadi, pujangga cinta dari Mojok. Lanjutkan membaca Flash Blogging ‘Menuju Indonesia Maju’ dan Mimpi Ketemu Agus Mulyadi

#30HariBercerita Injury Time: Sebuah Catatan Akhir (Sekali)


Prolog

Pertengahan Ā 2011

Pagi hari aku sudah bersiap untuk pergi berangkat ke sekolah. Sebuah SMAĀ  di Ponorogo kota kecil di pelosok Jawa Timur. Meskipun sudah optimis untuk lulus ternyata beban masih menggelayut di pundakku. Ya apalagi kalau bukan tentang kemana akan melanjutkan jenjang pendidikan tinggiku. Ketika beberapa teman sudah memiliki tujuannya masing-masing,aku masih belum tahu aka kemana melanjutkan langkah kaki. Tapi tak apalah aku tetap berangkat ke sekolah untuk menengok pengumuman UN.

Lanjutkan membaca #30HariBercerita Injury Time: Sebuah Catatan Akhir (Sekali)

Pemenangnya adalah Andritany dan Miftahul Hamdi


Nyanyian ejekan, lemparan botolĀ ke dalam lapangan, sampai tembakan laser mewarnai jalannya pertandingan bertajuk El Classico Indonesia, Persib Bandung versus Persija Jakarta.

Teror sinar laser paling dirasakan oleh kiper Persija, Andritany Ardhyasa. Sebagai benteng terakhir klub berjuluk Macan Kemayoran menjadikan deputi Kurnia Meiga di tim nasional Indonesia ini sebagai sasaran oknum Bobotoh Persib.

Ya, laga Sabtu malam yang penuh drama itu, Andritany tampil sebagai dewa penyelamat Persija. Kartu merah yang diterima Sandi Sute, gelandang bertahan Persija membuat serangan Maung Bandung seperti tak terbendung.

DariĀ statistik pertandinganĀ yang dirilis situs resmi Liga Indonesia Baru, dari total 8 tembakan, lima diantaranya mengarah ke gawang Andritany, dan satu tembakan meluncur mulus ke gawang.

Catatan ini melanjutkan performa impresifnya di Indonesia Soccer Championship 2016, dimana ia menjadi raja save dengan catatan 101 penyelamatan sepanjang turnamen. Jadi, masih mau menyimpannya di bench, Luis Milla ?

Hamdi KemBali, Semeton Dewata Happy

Bukan hanya Andritany yang mencuri perhatian di pekan 16 liga 1. Tercoret dari timnas U-22 di kualifikasi Piala AFC U-22, tak melunturkan semangat Miftahul Hamdi kala kembali ke klubnya, Bali United.

Kalah bersaing dengan Febri Hariyadi, Saddil Ramdani, hingga rekan seklub di Bali United, Yabes Roni, membuat Luis Milla memulangkannya lebih cepat ke tanah air.

Laga Bali United kontra PSM Makassar menjadi panggung pemuda asal Aceh. Masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua, Hamdi langsung merepotkan pertahanan PSM, terutama di sisi kiri lapangan tim Juku Eja.

Catatan satu assist dan satu gol dari Hamdi membuat suporter timnas Indonesia di dunia maya mempertanyakan keputusan Luis Milla mencoret namanya dari skuat Garuda muda.

Tidak ada raut wajah kecewa dari Cristiano Ronaldo dari Aceh ini. Justru lewat selebrasinya usai mencetak gol penutup Serdadu Tridatu, Miftahul Hamdi mengirim sinyal siap di panggil ke tim nasional lagi.

Call me maybe, Senor ?
Sumber gambar: instagram.com/miftahulhamdi17